Tentang KamiKontakKebijakan PrivasiDisclaimerDaftar Isi

Amalan Saat Mendengar Azan: Menjawab Azan, Shalawat, Doa Setelah Azan, dan Waktu Mustajab

· Oleh zulfhadli
Menara masjid saat senja; dari menara inilah dulu azan dikumandangkan
Menara masjid saat senja; dari menara inilah dulu azan dikumandangkan Foto: Hisham Talib Qureshi, CC BY-SA 4.0 · Sumber: Wikimedia Commons

Azan terdengar lima kali sehari di sekitar kita. Begitu sering, sampai kadang kita tidak lagi memperhatikannya. Padahal ada amalan-amalan ringan saat azan berkumandang yang pahalanya sangat besar, bahkan bisa menjadi sebab mendapat syafaat Rasulullah SAW.

1. Menjawab Azan

Rasulullah SAW bersabda, "Apabila kalian mendengar azan, maka ucapkanlah seperti yang diucapkan oleh muadzin" (HR. Bukhari dan Muslim).

Pengecualiannya, ketika muadzin mengucapkan "Hayya 'alash shalah" dan "Hayya 'alal falah", kita menjawab "La hawla wa la quwwata illa billah" (tiada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah), sebagaimana dijelaskan dalam hadis riwayat Muslim. Dalam hadis tersebut, orang yang menjawab azan dengan tulus dari hatinya dijanjikan masuk surga.

Untuk azan Subuh, ketika muadzin mengucapkan "Ash-shalatu khairum minan naum", banyak ulama menganjurkan menjawab dengan kalimat yang sama.

2. Bershalawat Setelah Azan

Rasulullah SAW bersabda, "Apabila kalian mendengar muadzin, ucapkanlah seperti yang ia ucapkan, kemudian bershalawatlah kepadaku. Sesungguhnya barang siapa bershalawat kepadaku sekali, Allah bershalawat kepadanya sepuluh kali" (HR. Muslim).

3. Membaca Doa Setelah Azan

Rasulullah SAW bersabda bahwa siapa yang membaca doa berikut setelah mendengar azan, ia berhak mendapatkan syafaat beliau pada hari kiamat (HR. Bukhari):

"Allahumma rabba hadzihid da'watit tammah, wash shalatil qa'imah, ati Muhammadanil wasilata wal fadhilah, wab'atshu maqamam mahmudanilladzi wa'adtah."
Ya Allah, Tuhan pemilik seruan yang sempurna ini dan salat yang akan didirikan, berikanlah kepada Muhammad wasilah dan keutamaan, dan bangkitkanlah beliau di tempat terpuji yang telah Engkau janjikan.

Lafaz tambahan seperti "innaka la tukhliful mi'ad" dan "ad-darajatar rafi'ah" tidak terdapat dalam riwayat Bukhari, sehingga sebagian ulama menganjurkan mencukupkan pada lafaz yang sahih di atas.

Lentera masjid; waktu antara azan dan iqamah adalah waktu yang baik untuk berdoa
Lentera masjid; waktu antara azan dan iqamah adalah waktu yang baik untuk berdoa Foto: Maheen zafar, CC BY-SA 3.0 · Sumber: Wikimedia Commons

4. Berdoa Antara Azan dan Iqamah

Rasulullah SAW bersabda, "Doa di antara azan dan iqamah tidak tertolak" (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi, sahih). Manfaatkan waktu menunggu iqamah untuk berdoa, membaca Al-Qur'an, atau berdzikir, daripada sibuk dengan HP.

5. Bersegera Menuju Salat

Azan adalah panggilan. Sebaik-baik jawaban adalah bersegera berwudhu dan salat. Bagi laki-laki, panggilan ini juga ajakan untuk salat berjamaah di masjid.

Alat bantu yang bisa dicoba

Agar tidak melewatkan momen azan saat sibuk, aplikasi Istiqomah memberi pengingat sesuai jadwal salat di kotamu dan hitung mundur menuju waktu salat berikutnya. Kamu juga bisa mencentang amalan harian yang sudah dikerjakan.

Coba Istiqomah gratis 7 hariAplikasi Istiqomah dikembangkan oleh penulis blog ini.

Ringkasan Amalan

  1. Dengarkan dan jawab azan.
  2. Bershalawat kepada Nabi SAW.
  3. Baca doa setelah azan.
  4. Berdoa di antara azan dan iqamah.
  5. Bersegera menunaikan salat.

Penutup

Lima kali sehari, Allah memberi kesempatan untuk meraih syafaat dan doa yang tidak tertolak, hanya dengan amalan beberapa menit. Mulai hari ini, saat azan terdengar, jeda sejenak dan amalkan sunnah-sunnah ini. Baca juga keutamaan salat di awal waktu.

Komentar

↑