Salat Sunnah Rawatib: Jumlah Rakaat, Waktu, dan Keutamaan Rumah di Surga

Salat fardhu adalah kewajiban. Tetapi Rasulullah SAW mencontohkan salat-salat sunnah yang mengiringinya, sebelum atau sesudah salat wajib. Salat ini disebut salat sunnah rawatib. Selain pahalanya besar, salat sunnah juga menjadi penyempurna jika ada kekurangan dalam salat fardhu kita.
Keutamaan 12 Rakaat Sehari
Ummu Habibah radhiyallahu 'anha meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Tidaklah seorang hamba muslim salat untuk Allah setiap hari dua belas rakaat sunnah selain yang wajib, melainkan Allah membangunkan untuknya sebuah rumah di surga" (HR. Muslim).
Dalam riwayat At-Tirmidzi (dinilai sahih), dua belas rakaat itu dirinci sebagai berikut:
| Waktu | Jumlah rakaat |
|---|---|
| Sebelum Subuh | 2 rakaat |
| Sebelum Dzuhur | 4 rakaat |
| Setelah Dzuhur | 2 rakaat |
| Setelah Maghrib | 2 rakaat |
| Setelah Isya | 2 rakaat |
Abdullah bin Umar juga meriwayatkan versi sepuluh rakaat, dengan dua rakaat sebelum Dzuhur (HR. Bukhari dan Muslim). Keduanya sahih, dan para ulama menjelaskan bahwa Rasulullah SAW terkadang melakukan empat dan terkadang dua rakaat sebelum Dzuhur.
Dua Rakaat Sebelum Subuh: Paling Ditekankan
Aisyah radhiyallahu 'anha berkata bahwa tidak ada salat sunnah yang lebih dijaga Rasulullah SAW daripada dua rakaat sebelum Subuh (HR. Bukhari dan Muslim). Beliau bahkan bersabda bahwa dua rakaat ini lebih baik daripada dunia dan seisinya (HR. Muslim).

Sunnah Sebelum Ashar
Rasulullah SAW bersabda, "Semoga Allah merahmati orang yang salat empat rakaat sebelum Ashar" (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi, hasan). Ini termasuk sunnah yang tidak terlalu ditekankan (ghairu muakkad), tetapi tetap berpahala.
Salat Sunnah Penyempurna Salat Fardhu
Rasulullah SAW bersabda bahwa amal pertama yang dihisab adalah salat. Jika salat wajibnya kurang, Allah berfirman: "Lihatlah, apakah hamba-Ku memiliki salat sunnah," lalu kekurangan itu disempurnakan dengannya (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi, sahih).
Membiasakan 12 rakaat sehari lebih mudah jika tercatat. Di Istiqomah kamu bisa menambahkan salat rawatib sebagai amalan pilihan di checklist harian, lalu melihat perkembangannya di rapor ibadah bulanan.
Coba Istiqomah gratis 7 hariAplikasi Istiqomah dikembangkan oleh penulis blog ini.Tips Membiasakan Rawatib
- Mulai dari dua rakaat sebelum Subuh, karena paling ditekankan.
- Tambah satu per satu: setelah Maghrib, lalu setelah Isya, lalu Dzuhur.
- Kerjakan di rumah jika memungkinkan. Rasulullah SAW bersabda bahwa sebaik-baik salat seseorang adalah di rumahnya, kecuali salat wajib (HR. Bukhari dan Muslim).
- Saat safar, Rasulullah SAW tetap menjaga sunnah fajar dan witir, sedangkan rawatib lain boleh ditinggalkan.
Penutup
Dua belas rakaat sehari hanya butuh sekitar 15 sampai 20 menit, tetapi balasannya adalah rumah di surga. Mulailah dari dua rakaat sebelum Subuh besok pagi, dan rasakan bedanya ketika hari dimulai dengan ibadah tambahan.
Komentar
Posting Komentar